SELAMAT DATANG DI MARIA NORA MAHARJANINGRUM 'BLOG ..:::.. EMAILME:MARIANORAMAHARJANINGRUM@GMAIL.COM Maria Nora Maharjaningrum'Blog: KPU: Swing Voter Potensi Tak Memilih

KPU: Swing Voter Potensi Tak Memilih

Politika
[ Minggu, 23 November 2008 ]

JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia beberapa waktu lalu memprediksi ada sekitar 35 persen swing voter atau pemilih mengambang pada Pemilu 2009. Menurut Komisi Pemilihan Umum (KPU), swing voter tersebut harus diwaspadai. Sebab, karakter pemilih itu berpotensi menambah jumlah golongan putih (golput) saat pemilu legislatif pada 9 April 2009.

''Swing voter berpeluang untuk tidak memanfaatkan hak pilihnya. Ini harus diantisipasi,'' kata Sri Nuryanti, anggota KPU, di Jakarta kemarin (22/11). Survei LSI beberapa waktu lalu juga menyatakan, keterikatan pemilih di Indonesia terhadap parpol cukup minim. Hanya 15 persen pemilih yang mengaku loyal terhadap parpol yang ada saat ini.

Menurut Nuryanti, karakteristik swing voter biasanya terjadi pada pemilih pemula. Para pemilih yang berusia 17-21 tahun itu cenderung belum terikat parpol. Ironisnya, pemilih pemula itu jarang tersentuh sosialisasi pemilu. ''Kenyataannya, sejumlah pemilih pemula cenderung acuh tak acuh atas pemilu,'' ujarnya.

Selain pemilih pemula, swing voter muncul juga disebabkan ada kekecewaan loyalist voter (pemilih loyal) kepada parpol yang dia bela. Kemungkinannya, swing voter semacam itu akan memilih parpol yang menjadi lawan politik parpol mereka sebelumnya. ''Namun, bisa jadi mereka tidak akan memilih karena tidak cocok dengan parpol yang lain,'' lanjut dia.

''Sosialisasi kami tidak hanya kepada swing voter, tapi juga ke seluruh karakter pemilih,'' katanya. (bay)

0 komentar:

Posting Komentar

  • description
  • description
  • description
  • description
  • description

Video Gallery